SUMBER DAYA MANUSIA

 

 

SUMBER DAYA RUMAH SAKIT

4.1. Sarana Kesehatan

 

Seiring dengan perkembangan pembangunan Kota Dumai, RSUD Kota Dumai terus melakukan pembenahan dan pembangunan sarana pendukung. Sampai saat ini, sarana RSUD Kota Dumai yang ada adalah gedung Instalasi Gawat Darurat (IGD);gedung poliklinik spesialis;gedung Instalasi Bedah Sentral (IBS);rumah dinas dokter spesialis, gudang logistik; areal parkir umum; parkir karyawan; parkir dokter dan juga parkir khusus mobil ambulance yang berdekatan dengan pos security. Pada tahun 2014 telah dilaksanakan pembangunan gedung rawat inap lantai III di areal gedung lama yang pembangunannya akan dilaksanakan secara bertahap.

Pada tahun 2017, jumlah instalasi yang ada di RSUD Kota Dumai sebanyak 27 instalasi yang terdiri dari: 1) instalasi gawat darurat, 2) instalasi rawat jalan, 3) instalasi rawat inap A (Penyakit Dalam), 4) instalasi rawat inap B (Bedah), 5) instalasi rawat inap C (Anak), 6) instalasi rawat inap D (Penyakit Infeksi),7) Instalasi VIP & VVIP, 8) Instalasi Kebidanan 9) Instalasi Perinatologi, 10) Instalasi Intensive care unit (ICU),11) Instalasi Anestesi & Reanimasi,12) Instalasi Bedah Sentral, 13) Instalasi Hemodialisa, 14) Instalasi Pemulasaran Jenazah, 15) Instalasi Rehabilitasi Medik (Fisioterapi ),16) Instalasi Laboratorium Klinik,17) Instalasi Laboratorium Anatomi,18) Instalasi Farmasi, 19) Inatalasi Radiologi,20) Instalasi Gizi,21) Instalasi Gas Medis dan Alkes,22) Instalasi IPRS,23) Instalasi Kesling,24) Instalasi Rekam Medis,25)Instalasi Diklat,26) Instalasi Logistik, 27) Instalasi Laundry.

Untuk pelayanan rawat jalan, pada tahun 2017 jumlah poliklinik yang ada baik itu poliklinik umum maupun poliklinik spesialis sebanyak 15 poli yang terdiri dari: 1) poli anak, 2) poli penyakit Interne, 3) poli kebidanan, 4) poli bedah, 5) poli umum dan medical check up, 6) poli gigi, 7) poli mata, 8) poli syaraf, 9)

poli THT, 10) poli fisioterapy, 11) poli bedah orthopedi, 12) Bedah Mulut, 13) poli kulit dan kelamin, dan 14) poli Psikiatri, 15) Poli Paru. Sedang pelayanan penunjang medis antara lain hemodialisa, radiologi dan laboratorium.

Jumlah tempat tidur rumah sakit bertambah setiap tahunnya seiring dengan bertambahnya jumlah pasien yang dirawat di RSUD Kota Dumai. Saat ini jumlah tempat tidur yang ada adalah sebanyak 282  tempat tidur yang tersebar di 10 instalasi rawat inap.

 

Tabel 4.1 Perkembangan Jumlah Tempat Tidur RSUD Kota Dumai

Dari Tahun 2012 s/d 2017 Berdasarkan Instalasi Rawat Inap

Instalasi Jumlah TT ( Tempat Tidur) dan Tahun
TT/ 2013 TT / 2014 TT / 2015 TT / 2016 TT / 2017
RAWAT INAP A 29 34 34 44 44
RAWAT INAP B 31 34 34 40 52
RAWAT INAP C 29 29 29 27 28
RAWAT INAP D 21 22 22 24 23
RAWAT INAP KB 35 35 35 46 48
RAWAT INAP PERINATOLOGI 7 7 7 20 24
RAWAT INAP INTENSIF 15 20 20 7 7
VIP A & E 18 18 18 18 33
VIP B & C 26 116 26 25 23
TOTAL 211 211 225 251 282

 

Sarana RSUD Kota Dumai yang lain adalah mobil ambulans sebanyak 6 unit.

Sarana RSUD Kota Dumai yang lain adalah mobil ambulans sebanyak 6 unit.

 

4.2.TENAGA KESEHATAN

Pada tahun 2017 total tenaga yang ada Rumah Sakit Umum Daerah Kota Dumai sebanyak 759 orang yang terdiri dari tenaga PNS/CPNS sebanyak 294 orang (38,74%) dan tenaga TKS sebanyak 465 orang (61,26%). Dari total jumlah tenaga RSUD Kota Dumai tersebut, sebanyak  543 orang adalah tenaga kesehatan (71,54%) dan sebanyak 216 orang adalah tenaga non kesehatan (28,46%).

 

 

 

Tenaga Kesehatan

Dari total tenaga kesehatan yang ada di RSUD Kota Dumai tersebut, menurut jenis tenaga menunjukan tenaga paramedis khususnya perawat merupakan jenis tenaga kesehatan yang paling banyak yakni sebesar 46,22% seperti terlihat pada grafik berikut ini

 

Grafik 4.2.Persebaran Tenaga Kesehatan Menurut Jenis Tenaga

di RSUD Kota Dumai tahun 2017

 

 

  1. Tenaga Medis

Jumlah tenaga medis per Desember 2017 di RSUD Kota Dumai sebanyak 62 orang, yang terdiri dari dokter spesialis sebanyak 32 orang (51,61%), dokter umum sebanyak 27 orang (43,55%) dan dokter gigi sebanyak 3 orang (4,84%).

Grafik 4.3.Persebaran Tenaga Kesehatan Menurut Jenis Tenaga

di RSUD Kota Dumai tahun 2017

 

 

 

 

 

 

 

Tabel 4.4. Perincian Tenaga Dokter Spesialis Berdasarkan Kualifikasi Pendidikan dan Jenis Tenaga Di RSUD Kota Dumai per Desember 2017

No Kualifikasi Pendidikan  Tenaga PNS Tenaga TKS Jumlah
Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan
1. Spesialis Anastesi 1 0 0 0 1
2. Spesialis Patologi dan Anatomi 1 1 0 0 2
3. Spesialis Bedah 4 0 1 0 5
4. Spesialis Mata 1 1 0 0 2
5. Spesialis Obgin 2 1 1 0 4
6. Spesialis Patologi Klinik 1 0 0 0 1
7. Spesialis Penyakit Dalam 0 2 1 0 3
8. Spesialis Radiologi 1 1 0 0 2
9. Spesialis Syaraf 1 0 0 0 1
10. Spesialis THT 1 1 0 0 2
11. Spesialis Anak 1 1 1 0 3
12. Spesialis Orthopedi 0 0 1 0 1
13. Spesialis Kulit dan Kelamin 0 1 0 0 1
14. Spesialis Bedah Mulut 1 0 0 0 1
15. Spesialis Gigi Anak 0 1 0 0 1
16. Spesialis  Ilmu Penyakit Paru 1 1 0 0 2
17. Spesialis  Psikiatri 1 0 0 0 1
18. Dokter Gigi 0 2 0 0 2
19. Dokter Umum 9 5 3 10 27
  Total 26 18 8 10 62

 

 

b.Tenaga Paramedis

Jumlah tenaga paramedis per Desember 2017 di RSUD Kota Dumai sebanyak 356 orang, dengan jenis tenaga paramedis terbanyak adalah perawat sebanyak 251 orang atau sebesar 70,50%

Grafik 4.5. Perincian Tenaga Paramedis di RSUD Kota Dumai

Per Desember 2017

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  • Perawat

Jumlah perawat yang ada di RSUD Kota Dumai sebanyak 250 orang dengan kualifikasi pendidikan terbanyak adalah D3 Akademi Keperawatan sebanyak 196 orang atau sebanyak 78,40%. Sedangkan berdasarkan jenis tenaga, tenaga perawat terbanyak adalah PNS sebanyak 111 orang atau sebesar 44,40%

Tabel 4.6. Perincian Tenaga Perawat Berdasarkan Kualifikasi Pendidikan dan Jenis Tenaga Di RSUD Kota Dumai per Desember 2017

No Kualifikasi Pendidikan Jenis Tenaga PNS Jenis Tenaga TKS Total
Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan
1. S2 0 1 0 1 2
2. NERS 3 23 2 6 34
3. S 1 Keperawatan 1 3 1 0 5
4. D IV Keperawatan 2 2 0 0 4
5. D III Keperawatan 15 53 41 88 195
6. SPK 2 4 0 1 7
7. SPRG 0 3 0 0 3
  Total 23 89 44 94 250

 

  • Bidan

Jumlah bidan yang ada di RSUD Kota Dumai sebanyak 106 orang dengan kualifikasi pendidikan terbanyak adalah D3 Akademi Kebidanan sebanyak 97

Orang atau sebesar 91,51%.Sedangkan berdasarkan jenis tenaga,tenaga bidan terbanyak adalah TKS sebanyak 63 orang atau sebesar 59,43%

 

 

Tabel 4.7. Perincian Tenaga Bidan Berdasarkan Kualifikasi Pendidikan

dan Jenis Tenaga Di RSUD Kota Dumai per Desember 2017

 

No Kualifikasi Pendidikan Jenis Tenaga PNS Jenis Tenaga TKS Total
Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan
1. S1 Kebidanan 0 0 0 1 1
2. D IV Bidan 0 7 0 1 8
3. D III Bidan 0 36 0 61 97
  Total 0 43 0 63 106

 

Grafik 4.8. Perincian Tenaga Paramedis di RSUD Kota Dumai

Per Desember 2017

 

c.Tenaga Farmasi

Jumlah tenaga farmasi per Desember 2017 di RSUD Kota Dumai sebanyak 36 orang, dengan kualifikasi pendidikan tenaga farmasi terbanyak adalah Apoteker

 

Sebanyak 11 Orang atau 30,56% dan D3 Farmasi/Asisten Apoteker sebanyak 10 orang atau sebesar 27,78%

Tabel 4.9. Perincian Tenaga Farmasi Berdasarkan Kualifikasi Pendidikan

dan Jenis Tenaga Di RSUD Kota Dumai per Desember 2017

No Kualifikasi Pendidikan Jenis Tenaga PNS Jenis Tenaga TKS Total
Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan
1. S2 Farmasi 0 1 0 0 1
2. S1 Farmasi 0 1 0 0 1
2. Apoteker 1 3 0 7 11
3. D3 Farmasi /Asisten Apoteker 0 3 0 7 10
4. D3 Analis Farmasi & Makanan 0 2 0 2 4
5. SAA/SMF 0 1 2 6 9
  Total 1 11 2 22 36

 

Grafik 4.10. Perincian Tenaga Farmasi Di RSUD Kota Dumai

Per Desember 2017

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

d.Tenaga Kesehatan Masyarakat

Jumlah Tenaga kesehatan masyarakat yang ada di RSUD Kota Dumai sebanyak 20 orang.

e.Tenaga Gizi

Jumlah tenaga gizi yang ada di RSUD Kota Dumai sebanyak 10 orang dengan kualifikasi pendidikan S1 Gizi sebanyak 2 orang dan  D3 Akademi Gizi sebanyak 8 orang.

f.Tenaga Keteknisian Medis

Jumlah tenaga keteknisian medis yang ada di RSUD Kota Dumai sebanyak 52 orang dengan kualifikasi pendidikan terbanyak adalah D3 Analis Kesehatan sebanyak 14 orang atau sebesar 26,92%,Sedang berdasarkan jenis tenaga,tenaga keteknisan medis terbanyak adalah 26 orang atau sebesar 50,00%

Grafik 4.11. Perincian Tenaga Keteknisan Medis Di RSUD Kota Dumai

Per Desember 2017

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tabel 4.12.  Perincian Tenaga Keteknisian Medis Berdasarkan Kualifikasi

Pendidikan  dan Jenis Tenaga Di RSUD Kota Dumai

per Desember 2017

 

No Kualifikasi Pendidikan  Tenaga PNS  Tenaga TKS Total
Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan
1. S1 Kimia Konsentrasi  Medis 0 1 0 0 1
2. S1 Fisika 0 1 0 0 1
3. D4 Analis Kesehatan 0 1 0 0 1
4. D3 Analis Kesehatan 0 5 2 7 14
5. D3 Radiodiagnostik & Radioterapi 0 4 1 2 7
6. D3 Refraksionis Optisien 0 3 0 0 3
7. D3 Perekam Medis & IK 1 4 2 6 13
8. D3 Teknik Elektromedik 0 1 0 0 1
9. D III Rontgen 0 0 1 0 1
9. D III Teknik Radiografi 0 0 2 0 2
10. Sekolah Pengatur Analis 0 1 0 0 1
11. SMAK 1 3 0 3 7
  Total 2 24 8 18 52

 

g.Tenaga Keterapian Fisik

Tenaga keterapian fisik yang ada di RSUD Kota Dumai adalah tenaga fisioterapi, sampai dengan Desember 2017 jumlahnya sebanyak 6 orang.

 

 

  1. Tenaga Non Kesehatan

Jumlah tenaga non kesehatan di RSUD Kota Dumai per Desember 2017 sebanyak 217 orang, dengan kualifikasi pendidikan terbanyak adalah SMA atau sederajat sebanyak 151 orang atau sebesar 69,59%. Sedangkan berdasarkan jenis tenaga, tenaga non kesehatan terbanyak adalah TKS sebanyak 182 orang atau sebesar 86,87%.

Tabel 4.13. Perincian Tenaga Non Kesehatan Berdasarkan Kualifikasi Pendidikan dan Jenis Tenaga Di RSUD Kota Dumai per Desember 2017

No Kualifikasi Pendidikan  Tenaga PNS Tenaga TKS Total
Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan
1.  S2 Ilmu Pemerintahan 1 3 0 1 5
2.  S2 Ilmu Administrasi Negara 1 0 1 2 4
3. S1 Sistem Informasi 1 2 0 3 6
4. S1 Akuntansi 1 1 3 5 10
5. S1 Teknik Elektro 1 0 0 0 1
6. S1 Ekonomi Manajemen 0 0 2 1 3
7. S1 Administrasi Niaga 0 0 0 1 1
8. S1 Administrasi Bisnis 0 0 0 1 1
9. S1 Teknis Informatika 0 0 1 1 2
10. S1 F/Mipa Biologi 0 0 1 0 1
11. S1 Hubungan Internasional 0 0 1 0 1
12. S1 Pendidikan TIK 0 0 0 1 1
13. S1 Hukum 0 0 0 1 1
14. D3 Akuntansi 1 1 0 4 6
15. D3 Elektro 3 1 0 0 4
16. D3 Pertanian 0 1 0 0 1
17. D3 Manajemen Informatika 0 1 0 1 2
18. D3 Pariwisata 0 0 0 2 2
19. D3 Teknik Telekomunikasi 0 0 0 1 1
20. D3 Perbankan 0 0 0 1 1
21. D3 Manajemen Pemasaran 0 0 1 0 1
22. D3 Perpajakan 0 0 1 2 3
23. D3 Manajemen Keuangan dan Perbankan 0 0 1 0 1
24. D3 Komputer 0 0 1 0 1
25. D1 Komputer 1 0 0 2 3
26. D1 Akuntansi 0 0 0 1 1
27. SMA/Sederajat 5 8 61 77 151
28. SMP 0 0 1 0 1
  Total 15 19 75 107 217

 

Grafik 4.14. Persentase Tenaga Di RSUD Kota Dumai berdasarkan  Jenis Kelamin

per Desember 2017

 

 

 

 

 

4.3. Pembiayaan Kesehatan

Pada tahun 2017 total anggaran Rumah Sakit Umum Daerah Kota Dumai berasal dari    berbagai sumber biaya sebesar, Rp. 182.810.314.072,85 dengan anggaran terbesar bersumber dari  APBD Kota Dumai sudah termasuk APBN (DAK) dan APBD Riau  (Bankeu) dan BLUD RSUD Kota Dumai dengan perincian  dengan perincian sebagai berikut:

Tabel 4.14. Perincian Pembiayaan RSUD Kota Dumai Berdasarkan

Sumber Anggaran Tahun 2017

No. Sumber Anggaran Jumlah %
1. APBD Kota Dumai  Rp.   112.810.314.072,85 61,70
2. BLUD RSUD Kota Dumai  Rp.   70.000.000.000,00 38,30
Total Anggaran RSUD  

Rp. 182.810.314.072,85

100

 

Tabel 4.15. Perkembangan Persentase APBD RSUD Kota Dumai Terhadap  APBD Kota Dumai dari Tahun 2011 s/ d Tahun 2017

NO Tahun APBD Kota Dumai APBD  RSUD Kota Dumai % APBD RSUD Kota Dumai Terhadap APBD Kota Dumai
1. 2011  Rp.   874.345.009.208.19  Rp      62.093.002.100.00 7.10%
2. 2012  Rp.1.046.437.057.059.00  Rp    84.947.639.034.00 8.12%
3. 2013  Rp. 1.365.234.514.421.00  Rp   115.622.463.696.00 8.47%
4. 2014  Rp. 1.395.354.175.489.62  Rp.  131.884.233.505.00 9.45%
5. 2015  Rp. 1.214.500.322.347.00  Rp    138.621.087.600.00 11.41%
6. 2016  Rp. 1.078.000.000.000.00  Rp   106.157.630.250.00 9.85%
7. 2017 Rp.     112.810.314.072,85 Rp    182.810.314.072,85 6,18 %

 

Berdasarkan belanja, alokasi anggaran untuk belanja  langsung dan tidak langsung cenderung meningkat setiap tahunnya dengan alokasi anggaran belanja terbanyak adalah pada belanja langsung seperti terlihat pada grafik berikut ini:

Grafik 4.16. Perkembangan APBD RSUD Kota Dumai Berdasarkan Belanja Dari Tahun 2013 s/d Tahun 2017

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Namun secara persentase, persentase alokasi anggaran untuk belanja tidak langsung cenderung menurun dari tahun 2013 s/d tahun 2015 dan mengalami peningkatan pada tahun 2016 kemudian menurun pada tahun 2017. Sedangkan persentase alokasi anggaran untuk belanja langsung cenderung meningkat dari tahun 2013 s/d tahun 2016 dan mengalami penurunan pada tahun 2017, seperti terlihat pada grafik berikut ini:

Grafik 4.17. Perkembangan Persentase Alokasi Anggaran RSUD Kota Dumai Berdasarkan Belanja Dari Tahun 2013 s/d Tahun 2017

 

 

 

 

 

 

 

Tingginya alokasi belanja untuk belanja langsung karena RSUD Kota Dumai sedang dalam proses pengembangan dan pemenuhan sarana dan prasarana rumah sakit dalam rangka akreditasi rumah sakit dan peningkatan status rumah sakit menuju tipe B. Disamping itu,tingginya alokasi belanja untuk belanja langsung karena RSUD harus menyediakan anggaran untuk belanja honor Tenaga Kerja Sukarela (TKS) RSUD yang jumlahnya sebanyak 465  orang atau sebesar  61,26%  melebihi jumlah tenaga PNS yang ada di RSUD Kota Dumai. Keterbatasan tenaga PNS sudah merupakan permasalahan sejak lama, ditambah kurangnya pengangkatan tenaga PNS baik dari pusat maupun daerah mengakibatkan RSUD Kota Dumai mengantisipasi kekurangan tenaga dengan mempekerjakan Tenaga Kerja Sukarela (TKS).

Adanya peningkatan anggaran RSUD Kota Dumai tersebut seiring dengan peningkatan pendapatan BLUD Rumah Sakit Kota Dumai yang cenderung meningkatnya juga setiap tahunnya. Sejak tahun 2009 RSUD Kota Dumai telah ditetapkan sebagai Rumah Sakit Badan Layanan Umum Daerah  (BLUD) berdasarkan Keputusan Walikota Dumai Nomor 380/RSUD/2009 tentang Penetapan Status RSUD

Kota Dumai. Sejak saat itu, RSUD Kota Dumai telah menerapkan Pola Pengelolaan Keuangan (PPK) BLUD. Pendapatan RSUD Kota Dumai berasal dari retribusi dan jasa.

sarana yang melekat pada tarif pelayanan kesehatan RSUD Kota Dumai.Pendapatan tersebut dikelompokkan kepada Administrasi/Karcis,Tindakan Operasi,Rawat Jalan, Rawat Inap,Laborarium,Radiologi,Ambulance,Pengujian Kesehatan.

Tabel 4.18. Perkembangan  Pendapatan Pelayanan  RSUD Kota Dumai Tahun 2013 s/d    Tahun 2017

NO Pendapatan Rumah Sakit
Tahun Jumlah
1. 2013 Rp. 14.987.510.000
2. 2014 Rp. 16.160.334.990
3. 2015 Rp.  17.417.804.277
3. 2016 Rp.  18.517.380.000
4. 2017 Rp.  62.335.320.000

 

 

Dari tabel diatas terlihat bahwa Pendapatan BLUD-RSUD tahun 2017 mengalami  peningkatan bila dibandingkan dengan tahun 2016 yakni dari   Rp18.517.380.000  menjadi Rp.  62.335.320.000.

Grafik 4.19. Perkembangan Pendapatan Rumah Sakit Umum Dumai

dari Tahun 2013 s/d 2017

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

ChatClick here to chat!+
themekiller.com